Bagi anda yang menyukai petualangan alam maka curug muncar bisa menjadi salah satu destinasi wajib bagi anda. Jika anda kesini, anda harus mempersiapkan fisik anda dalam kondisi baik karena jalan menuju curug mancar relatif menanjak.
Namun, sesampai di sana semua perjuangan anda akan terbayarkan oleh keindahan alam yang luar biasa.
Alamat:
Desa Kaliwungu, Kec. Bruno, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.
#2. Curug Silangit
Satu lagi air terjun yang layak anda kunjungi, Curug Silangit…
Uniknya, disini terdapat tiga buah tingkatan air terjun. Curug pertama memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Curug kedua sekitar 10 meter atau setinggi pohon kelapa. Sedangkan yang paling bawah sekitar 10 meteran.
Bagi anda yang suka berenang, tenang saja karena setiap curug dibawahnya terdapat kedung/kolam dengan rata-rata kedalaman lebih dari 5 meter.
Alamat:
Dusun Jeketro, Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Propinsi Jawa Tengah
#3. Gua Seplawan
Bagi anda yang ingin menikmati indahnya perut bumi, anda dapat menuju goa seplawa yang lokasinya tak jauh dari curug silnagit.
Tak hanya keindahan dalam gua yang dapat anda lihat, disini anda juga dapat menikmati pesona alam dari gardu pandang di dekat goa seplawa.
Alamat:
Desa Donorejo, Kec. Kaligesing, Kab. Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
#4. Pantai Jatimalang
Seperti yang sudah saya singgung di atas, purworejo terkenal akan pesona pantainya. Pantai yang pertama adalah pantai Jatimalang…
Pantai yang berada sekitar 18 kilometer dari pusat kota ini memiliki keindahan pantai selatan dengan pasir hitam. Biasanya wisatawan paling ramai untuk mengunjungi pantai ini menjelang matahari terbit maupun tengelam.
Alamat:
Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo.
#5. Pantai Keburuhan
Pantai keburuhan atau yang dikenal dengan pantai pasir pancu ini bisa menjadi destinasi wisata anda senjutnya ketika sedang berkunjung ke purworejo.
Anda perlu menempuh jarak sekitar 22 kilometerdari pusat kota untuk dapat menikmati deburan ombak dengan pasir hitam di pantai keburuhan.
Alamat: Keburuhan, Ngombol, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Indonesia
#6. Pantai Ketawang
Selanjutnya ada pantai ketawang,
Sama seperti pantai lainya yang ada di purworejo, pantai ini memiliki pasir hitam danjuga deburan ombak yang khas dari laut selatan pulau jawa.
Alamat:
dusun Ketawang, desa Ketawangrejo, kecamatan Grabag, Purworejo.
#7. Taman Sidandang
Yang terakhir, ada Taman Sidandang.
Lokasinya relatif dekat, anda hanya perlu nenempuh 20 menit atau sekiat 17 kilometer saja. Jalanan menuju lokasipun cukup bagus dan sudah beraspal. Disini anda dapat berenang dan berfotoria dengan potret alam yang indah.
Alamat:
Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo.
Demikianlah beberapa tempat wisata di purworejo yang dapat anda kunjungi,
Jangan lupa bagikan dan beritahu teman anda di social media!
Senin, 15 Januari 2018
Cara Mengganti Oli Mobil
Saat hendak mengganti oli mobil untuk pertama kalinya, tentu ada
banyak kekhawatiran yang terlintas di benak para pemilik kendaraan.
Bahkan Anda mungkin juga mengalaminya. Tapi Anda tidak perlu khawatir.
Mengganti oli sendiri tidaklah sesulit yang dibayangkan. Pada
kenyataannya, mengganti oli mobil itu sangatlah mudah. Ada 4 tahapan
utama yang perlu Anda tahu dalam proses mengganti oli mobil. Untuk lebih
jelasnya, berikut langkah demi langkah mengganti oli mobil.
1. Membuang Oli Lama
Untuk membuang oli lama, tentu Anda harus mengeluarkan oli dari dalam
kendaraan terlebih dahulu. Anda bisa menggunakan dongkrak atau
penyanggga untuk mengangkat mobil guna memudahkan proses ini. Saat
hendak mengangkat mobil, pastikan juga untuk menempatkan mobil di tempat
yang rata dan jangan lupa untuk pasang rem tangan. Jangan lupa juga
untuk menempatkan penyangga pada titik yang tepat. Dan untuk lebih
amannya, Anda bisa mengganjal roda mobil dengan balok.
Panaskan mobil sejenak, setidaknya 2 hingga 3 menit. Ini dilakukan
agar oli menghangat dan menjadi lebih encer. Siapkan juga beberapa
peralatan yang dibutuhkan seperti oli baru dan tempat untuk menampung
oli bekas, termasuk kunci sok dan senter untuk memudahkan proses
mengganti oli mesin atau oli rem.
Buka penutup oli. Lokasi penutup oli biasanya ada di bagian atas
mesin. Tujuan membuka penutup oli ini agar ada udara yang masuk sehingga
memudahkan oli dalam mobil mengalir keluar. Selanjutnya letakkan baki
tempat menampung oli di bawah bak oli dan buka baut penutup bak oli.
Letak baut tersebut ada di bawah mesin, yakni baut yang letaknya paling
dekat dengan mesin. Setelah Anda membuka baut tersebut, biarkan oli lama
mengalir ke baki dan tunggu hingga semua oli dalam mesin keluar.
2. Mengganti Saringan Oli dengan Saringan yang Baru
Saat berbicara tentang cara mengganti dan mengecek oli,
mengganti oli saja sebenarnya masih belum cukup. Agar mesin dapat
bekerja lebih baik, ada baiknya Anda mengganti saringan olinya juga.
Lokasi saringan oli ini bisa berada di bagian depan, samping atau
belakang mesin. Ciri-cirinya adalah berwarna putih, hitam atau biru
dengan bentuk silinder selebar 8 cm dengan panjang 10 hingga 15 cm. Bisa
dibilang bentuknya mirip seperti kaleng makanan.
Setelah menemukan saringan oli tersebut, lepaskan dari tempatnya
dengan cara memutarnya berlawanan dengan arah jarum jam. Lakukan secara
perlahan dan pastikan untuk memegangnya dengan kuat. Selanjutnya siapkan
saringan baru, lumasi area sekitar seal lingkaran saringan baru dengan
oli dan pasang saringan oli baru tersebut. Sebaiknya jangan memasang
saringan oli terlalu kencang. Ikuti saja petunjuk yang ada pada buku
manual.
3. Tuangkan Oli Baru
Kini waktunya menuangkan oli baru melalui lubang pengisian. Salah satu tips ganti oli
yang perlu Anda tahu dalam tahapan ini adalah pastikan untuk
menggunakan oli yang tepat dan menuangkannya sesuai dengan petunjuk
penggunaan mobil. Anda bisa mengetahui keduanya pada buku manual
penggunaan mobil.
Jika sudah selesai menuangkan oli, pasang kembali tutup pengisian oli
dan bersihkan tetesan oli. Selanjutnya nyalakan mesin dan perhatikan
indikator tekanan oli. Pastikan indikator tersebut dalam kondisi mati.
Periksa juga apakah ada tetesan oli yang keluar dari bagian mesin. Jika
masih ada tetesan-tetesan oli, berarti baut penutup atau saringan oli
tidak terpasang dengan benar. Kencangkan keduanya hingga kebocoran tidak
terjadi lagi. Jangan lupa juga untuk mereset lampu indikator
penggantian oli.
4. Buang Oli Bekas
Hal yang juga tidak kalah penting dalam mengganti oli mobil
adalah membuang oli bekas. Ingat, oli adalah zat kimia dan bisa
berbahaya jika tidak ditangani dengan benar. Jangan asal buang oli bekas
begitu saja. Sebelum membuangnya, masukkan oli tersebut ke wadah dan
tutup rapat. Tempat membuangnya juga khusus, yakni di tempat penampungan
seperti bengkel. Sedangkan untuk saringan oli bekasnya, Anda bisa
memberikannya ke toko penjual saringan oli. Memang tidak semua bengkel
atau toko mau menerimanya, untuk itu coba tanyakan terlebih dahulu
kepada bengkel atau toko saringan oli tempat Anda hendak membuang oli
dan saringan bekas.
Tips Mengecek Kondisi Oli
Mengetahui cara mengganti oli
memang penting. Namun satu hal yang juga tidak kalah penting adalah
mengetahui bagaimana mengecek kondisi oli mobil Anda. Sebenarnya ada
beberapa cara untuk memeriksa kondisi oli mobil. Cara paling mudah
adalah dengan memeriksa lampu indikator oli. Coba nyalakan mesin mobil
Anda dan tunggu antara 1 hingga 3 detik. Jika dalam waktu tersebut lampu
indikator mati, itu tandanya oli masih dalam kondisi baik. Namun jika
lampu indikator menyala atau menyala dan mati secara bergantian, berarti
oli tinggal 1 liter atau ada kebocoran pada tangki penyimpanan oli.
Selain melalui lampu indikator oli, Anda juga bisa memeriksa kondisi
oli mobil dengan cara yang lebih teliti, yakni dengan memeriksanya
secara langsung. Untuk melakukannya, berikut tata cara mengecek oli mobil.
1. Buka Kap Mesin Mobil
Memeriksa oli sebaiknya dilakukan sebelum mobil dinyalakan atau saat
oli masih dingin. Namun jika sudah terlanjur menyalakan mesin, diamkan
sekitar 10 menit terlebih dahulu. Biarkan mesin dan oli mobil dingin.
Setelah mesin dingin, buka kap mesin mobil Anda. Pastikan untuk
mengangkat kap mesin hingga terbuka sepenuhnya. Jangan lupa juga untuk
menyangga kap mesin tersebut agar nantinya Anda bisa memeriksa kondisi
mesin dengan lebih leluasa.
2. Tarik Tongkat Celup Oli
Setiap mobil pasti memiliki tongkat celup yang terhubung ke tangki
oli. Tongkat ini berfungsi untuk memeriksa jumlah oli yang ada di dalam
tangki dan biasa digunakan untuk memeriksa kondisi oli mobil. Lokasinya
memang tidak selalu sama antara mobil yang satu dengan mobil yang lain.
Akan tetapi biasanya tongkat celup ini terletak di bagian depan mesin.
Namun untuk lebih pastinya, sebaiknya Anda memang memeriksanya dalam
buku manual mobil terlebih dahulu. Jangan sampai Anda justru menarik
tongkat celup cairan transmisi. Selanjutnya tarik tongkat tersebut
dengan sedikit sentakan dan bersihkan dengan kain lap bersih.
3. Masukkan Tongkat Celup untuk Mengukur Level Oli
Masukkan kembali tongkat celup oli hingga keseluruhan bagian tongkat
masuk ke dalam tangki. Periksa bagian akhir tongkat tersebut. Jika oli
berada di bawah garis ADD, tandanya Anda perlu menambah oli. Namun jika
masih berada di dekat garis FULL, berarti masih belum ada alasan untuk
menambah oli.
Selain memeriksa kuantitas oli, sebaiknya periksa juga kualitas
olinya. Jika oli terlihat kotor atau terlihat agak berasap, itu tandanya
oli sudah harus diganti. Dengan mengetahui cara mengganti dan mengecek oli ini, mobil Anda akan jauh lebih terawat dan Andapun bisa lebih menghemat biaya perawatan mobil.